| Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI Dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air [www.pu.go.id ] |
14 Juni 2013 Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Mohamad Hasan, beserta jajarannya menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR-RI, (12/06) di Jakarta. RDP kali ini mengagendakan pembahasan rincian program/kegiatan RKP/KL Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dalam RAPBN Tahun Anggaran 2014. Selain itu turut dibahas mengenai peningkatan program pembangunan embung, irigasi kecil dan normalisasi sungai dan pengamanan pantai yang tujuannya lebih terkait dengan kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM), melalui program P4-ISDA (Program Percepatan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air). |
| Lokakarya Penyusunan Renstra Bidang Sumber Daya Air Tahun 2015-2019 [ www.pu.go.id ] |
22 Mei 2013 “Air adalah bagian dari ekosistem, ekosistem hancur maka kita hancur” jelas Direktur Sumber Daya Air Moh. Hasan dalam sambutannya di acara Lokakarya Penyusunan Renstra Bidang Sumber Daya Air (SDA) 2015-2019, di Jakarta (22/5). Moh. Hasan menambahkan dalam penyusunan renstra diperlukan sebuah pola wilayah sungai, dan diharapkan pola tersebut selesai sebelum 2014 berakhir. Di dalam pola tersebut terdiri dari 3 elemen yaitu konservasi, daya rusak dan daya guna. Konservasi merupakan hal utama dalam irigasi sedangkan daya rusak dan daya guna merupakan implikasi langsung dari lemahnya konservasi. |
| PERINGATAN HAD XXI TINGKAT NASIONAL DI SEMARANG [ www.psdajateng.go.id ] |
07 Mei 2013 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menetapkan tahun 2013 sebagai tahun Kerjasama Air Internasional (International Year of Water Cooperation) yang merupakan Tema Hari Air Dunia XXI yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kerjasama dalam pengelolaan sumber daya air, permintaan untuk akses air, alokasi dan jasa. Dimana pada tahun 2013 sejarah insiatif kerjasama air yang sukses akan disorot, serta identifikasi isu-isu tentang semangat pendidikan air, diplomasi air, pengelolaan air lintas batas, kerjasama pembiayaan, kerangka kerja hukum nasional/internasional dan hubungan dengan tujuan Pembangunan Milenium. |
| Pemkab Belum Bisa Kelola Waduk Mulur [ www.pu.go.id ] |
Sabtu, 27 April 2013 04:52 SUKOHARJO - Hingga saat ini pengelolaan Waduk Mulur di Bendosari belum di tangan Pemkab Sukoharjo. Rencana Pemkab Sukoharjo dapat mengelola kawasan Waduk Mulur terkendala izin dari Pemprov Jateng. Pemprov minta pemkab melakukan paparan terlebih dahulu. Wakil Bupati Sukoharjo Haryanto MM mengatakan, permintaan paparan dari Pemprov sudah ada. Hanya saja, karena saat ini Pemprov sedang menyiapkan Pilgub, pihaknya memilih untuk melakukannya usai Pilgub. |
| Penutupan Konsultasi Regional 2013 [ www.pu.go.id ] |
Kamis, 21 Maret 2013 04:52 Mempertimbangkan laporan hasil Konsultasi Regional Kementerian Pekerjaan Umum (Konreg PU), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) pada penutupan tahun 2013 yang berlangsung di Sanur, Bali (20/3), Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berharap agar PU tetap berkoordinasi dengan kementerian yang lain dan Pemerintah Daerah (pemda) terkait harus aktif dalam menjaga lingkungannya. Acara ini juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian PU Agus Wijanarko, serta para pejabat eselon I dan II. |
| Tanggul Jebol, 538 Rumah Terendam [ www.suaramerdeka.com ] |
Kamis, 28 Pebruari 2013 04:52 GROBOGAN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Grobogan bagian barat, mengakibatkan tanggul Sungai Jragung di Desa Tlogorejo dan Karangpasar, serta sungai di Desa Tajemsari Kecamatan Tegowanu jebol, Rabu (27/2) dini hari. Sedikitnya 538 rumah dan 95 hektare tanaman padi siap panen terendam banjir setinggi 25-90 centimeter. Hingga sore kemarin, belum diperbaiki, baik oleh Balai PSDA Kudus maupun Pemkab Grobogan. |
| Penundaan Logung Picu Masalah Besar[ http://www.suaramerdeka.com ] |
Selasa, 26 Pebruari 2013 17:14:12 KUDUS - Serentetan penundaan persiapan pembangunan Embung Logung di perbatasan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe diyakini akan memicu masalah besar di kemudian hari. |
| Kerjasama Indonesia Jepang Dalam Teknologi Sabo [ http://www.pu.go.id ] |
Senin, 25 Pebruari 2013 06:25 “Di tahun 1970 Jepang mengirim ahli sabo pertama kali ke Indonesia. Pemerintah Jepang memperkenalkan study master plan mengenai pengembangan kapasitas, perkembangan teknologi yang berkaitan dengan sabo. selama 40 tahun terakhir, tidak hanya ahli Jepang tetapi juga ahli indonesia dari sektor pemerintah dan swasta telah bekerja sama untuk memperkenalkan masyarakat terhadap bencana sedimen,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Air Moh. Hasan dalam acara Indonesia-Japan Joint Sabo Workshop on Integrated Sediment Related Disaster Management, (25/2) di Jakarta. |








